Istilah lowkey dan highkey sering dipakai dalam percakapan sehari-hari, terutama di media sosial, untuk menyampaikan perasaan, pendapat, atau sikap dengan gaya yang lebih santai.
Dalam bahasa gaul, kata lowkey dan highkey berasal dari bahasa Inggris, tetapi maknanya berkembang menjadi istilah populer di kalangan anak muda Indonesia. Keduanya sering dipakai untuk mengekspresikan sesuatu secara berbeda: lowkey cenderung halus, tersembunyi, atau tidak terlalu ditunjukkan, sedangkan highkey bersifat terang-terangan, jelas, dan terbuka.
Lowkey dipakai ketika seseorang ingin menyampaikan sesuatu secara tidak terlalu heboh, seolah-olah hanya sedikit atau diam-diam merasakan sesuatu.
Contoh: Aku lowkey suka lagu ini.
Highkey dipakai ketika seseorang ingin menegaskan sesuatu secara terbuka, kuat, dan tidak disembunyikan.
Contoh: Aku highkey pengen liburan sekarang.
Lowkey biasanya berarti melakukan atau merasakan sesuatu tanpa ingin terlalu banyak perhatian. Kata ini bisa menunjukkan perasaan yang disimpan, pendapat yang tidak terlalu ditegaskan, atau keinginan yang masih setengah hati. Dalam percakapan gaul, lowkey juga sering digunakan untuk memberi kesan santai dan tidak berlebihan.
Misalnya, seseorang berkata, Aku lowkey capek, artinya ia memang lelah, tetapi tidak ingin terdengar terlalu dramatis. Contoh lain, Dia lowkey lucu, berarti orang tersebut dianggap menarik, namun disampaikan dengan nada yang tidak terlalu mencolok.
Highkey adalah kebalikan dari lowkey. Istilah ini digunakan saat seseorang ingin menyatakan sesuatu secara terbuka dan tegas. Biasanya dipakai ketika perasaan atau opini sudah sangat kuat dan tidak ingin disamarkan.
Contohnya, Aku highkey suka sama desain ini berarti ketertarikan itu sangat jelas dan tidak disembunyikan. Highkey memberi kesan jujur, lugas, dan ekspresif.
| Aspek | Lowkey | Highkey |
|---|---|---|
| Gaya penyampaian | Halus, santai, tidak terlalu ditonjolkan | Tegas, jelas, dan terbuka |
| Makna umum | Diam-diam, sedikit, atau tidak terlalu terlihat | Sangat, benar-benar, atau terang-terangan |
| Contoh penggunaan | Aku lowkey penasaran. | Aku highkey setuju. |
| Nuansa | Tidak berlebihan | Lebih ekspresif |
Situasi 1: Saat melihat makanan enak, seseorang bisa berkata, Aku highkey lapar. Ini menunjukkan rasa lapar yang sangat jelas.
Situasi 2: Saat menyukai seseorang tetapi malu mengakuinya, bisa berkata, Aku lowkey suka dia. Kalimat ini memberi kesan perasaan yang masih disimpan.
Situasi 3: Saat menilai sebuah film, Film itu lowkey bagus berarti filmnya memang bagus, tetapi penilaiannya disampaikan dengan santai. Sementara Film itu highkey bagus berarti pujiannya lebih tegas.
Lowkey dan highkey adalah istilah gaul yang membantu seseorang mengekspresikan perasaan atau pendapat dengan nuansa berbeda. Lowkey cocok untuk kesan yang lebih tenang, tersembunyi, atau tidak terlalu mencolok, sedangkan highkey cocok untuk hal yang ingin disampaikan secara terbuka dan kuat. Keduanya sering muncul dalam obrolan santai, caption, komentar, dan percakapan media sosial.
Lowkey = diam-diam, halus, tidak terlalu ditunjukkan.
Highkey = terang-terangan, jelas, sangat ditunjukkan.